Dibalik Seni vs Pornografi
http://easternearth.wordpress.com/2006/02/10/di-balik-seni/
Seni atau pornografi. Mengapa harus ada dua label untuk memberi nama satu perkara yang sama: Manusia tanpa busana atau hampir tanpa busana? Bukankah yang dibalik dua label itu tersirat keinginan kita untuk bisa menilai satu perkara itu benar atau salah? Dengan kata lain, seni berarti benar, pornografi berarti salah.
Sebenarnya kita sudah salangkah lebih maju. Rupanya kita mencari kebenaran. Kalo gitu jangan buru2 adu argumentasi mana seni dan mana pornografi karena nantinya serba relatif karena masing2 punya pemikiran sendiri2. Argumentasi2 itu kan produk mesin akal pikiran kita. Sebelum kita pake mesin kita itu, sudahkah kita fahami cara kerjanya? Lalu, bisakah dengan cara kerja mesin kita itu kita mendapatkan hasil yang kita inginkan?
Kalaulah dengan akal saja kita sudah bisa menemukan kebenaran, maka Tuhan tidak perlu mengutus Nabi dan Rasul. Toh ahli filsafat yang ada selama ribuan tahun seharusnya sudah cukup untuk memikirkan kebenaran. Tapi faktanya, ada Nabi dan Rasul dalam sejarah umat manusia. Mau disangkal ga bisa. Sedangkan semua nabi dan Rasul itu semua sama, mereka bicara benar-salah. Apa artinya? Artinya itu adalah intervensi Tuhan untuk menunjukkan kebenaran kepada manusia karena denan akal saja manusia tidak bisa menemukan kebenaran. Mengapa? Sebenernya, cara kerja akal tidak lebih seperti neraca/timbangan saja, hanya menimbang dan membandingkan informasi-informasi yang ada. Artinya, validitas akal dalam menentukan baik-buruk, benar-salah, sangat bergantung pada informasi yang diterimanya. Dari mana informasi itu diperoleh? Informasi itu kita peroleh dari panca indera kita.
Jika kita kehilangan indera perasa dan penglihatan kita, bisakah kita jawab pertanyaan ini: Benarkah udara itu ada? Apa jawaban akal pikiran kita, sedangkan kita tidak bisa merasa semilirnya angin dan tidak bisa melihat benda yang bergerak tertiup angin. Dan jika kita kehilangan semua sensor dalam tubuh kita, bisakah kita menjawab menjawab pertanyaan: Benarkah matahari itu ada? Benarkah bulan itu ada? Benarkah alam semesta itu ada? Tapi jangankan untuk membenarkan keberadaaan matahari, bulan dan alam semesta, bahkan seekor lalat hinggap di batang hidung kita pun kita tidak tau..
Itulah kelemahan akal yang sangat bergantung pada informasi yang diperolehnya. Sebenarnya, jika kita mengerti cara kerja akal kita yang lemah ini maka kita akan merasakan betapa baiknya Tuhan kita yang telah menginformasikan kepada kita perkara-perkara yang panca indera kita tidak mampu ‘menangkapnya’. Ruh, malaikat, akhirat, syurga, neraka, masa depan, yang paling utama adalah ekistensi Tuhan itu sendiri termasuk bersamanya nilai2 yang diberikan Tuhan, baik dan buruk, benar dan salah, halal dan haram.
Informasi dari Tuhan inilah yang disebut wahyu yang disampaikan melalui para Nabi dan Rasul. Dengan wahyu itulah akal kita akan mampu menimbang mana benar mana salah. Wahyu yang dibawa seorang Rasul akan dilembagakan menjadi Kitab Suci. Dan karena Tuhan sudah menetapkan bahwa masyarakat dan peradaban manusia akan terus berubah, maka Tuhan juga terus meng-update wahyu-Nya. Diutuslah Rasul-rasul terbaru membawa Kitab Suci yang terbaru juga untuk menggantikan wahyu sebelumnya yang sudah tidak murni atau tidak sesuai lagi.(Kalo masih sesuai ya ngapain di-update kan?) Begitulah seterusnya sampai ke Rasul yang terakhir. Itulah cara Tuhan menunjukkan kebenaran kepada manusia dan menjaga kebenaran itu dari jaman ke jaman. Just a simple logic…:)
Jadi kembali ke permasalahan, jika kita ingin bisa menentukan mana benar mana salah salah dalam perkara manusia tanpa busana, tidak perlu kita bersembunyi di balik istilah seni dan pornografi. Kita tanya saja sama Tuhan, "Tuhan, orang ga pake baju untuk diliat orang lain itu bener ga sih? Soalnya kata temen-temen saya itu sih seni, kan kita suka tuh ngeliatnya..":)
###
"Sesungguhnya kebenaran itu hanyalah dari Tuhanmu, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang menolaknya." [Al Baqarah 147]
"Kalaulah akal dapat menentukan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang halal dan mana yang haram, mana yang benar dan mana yang salah, sudah tentu tidak perlu lagi Allah mengutuskan para Rasul, justeru filasuf ribuan banyaknya telah lahir ke dunia ini…"
-Shohibbuz Zaman-
[A discussion about PI Magazine controversy on elektro-mania@yahoogroups.com]
May 5th, 2009 at 3:25 pm
Hello, my dear friends. I want to download software pack XRUMER 5.0 Palladium free. Have you any link???
I’m so need this magic program! It’s can break captchas automatically! Activate accounts via email automatically too! Absolutely great software! Help me!
And did you hear news - price for XRumer 5.0 Palladium will grow up to $540 after 15 may 2009… And XRumer 2.9 and 3.0 - too old versions, it’s cant break modern catpchas and cant break modern anti-bot protections. But XRumer 5.0 Palladium CAN!!!!
So help me for download this great soft for free! Thanks!
June 27th, 2009 at 7:59 am
Who knows where to download XRumer 5.0 Palladium?
Help, please. All recommend this program to effectively advertise on the Internet, this is the best program!